Selasa, 07 Januari 2020
Keinginan
Orang tua Virsha Dwi Cinta untuk
mengenalkan dan membudayakan makanan khas daerah Minang (padang) ke warga Jakarta
adalah hal yang baik, di tambah lagi rumah makannya ini di sesuaikan dengan
kondisi masa kini, yaitu masakan khas Minang dengan ciri khas unik yaitu tempat
makan yang di buat seperti tongkrongan anak muda yang cinta akan masakan khas
minang.
Nama
Rumah makan tersebut ialah Bofet Mayden Djaho yang bermakna dalam bahasa minang
ialah rumah makan atau café, yang berdiri
pada bulan agustus 2019. ialah Bofet Mayden Djaho sendiri menyediakan 2 konsep
yaitu menu sarapan dan menu utama siang malam. Menu sarapan pagi yaitu :
Lontong sayur padang, soto padang, dll. Menu utama siang malam berupa : martabak
mesir djaho, sate djaho, nasi goring djaho, dll. Semua makanan yang di jual
tentunya berasal dari minang (padang).
Rumah
makan Bofet Mayden Djaho beralamatkan di Jl.Alternatif Cibubur Km 05, no 100 (area
bakso Boedjangan).
Virsha mengaku, modal
dan keuntungan yang di dapat mencukupi dirinya dan keluarga, dari modal 200jt,
dan memperoleh hasil keuntungan perhari mencapai 1 juta. Meski terbilang belum
lama berdiri, namun penghasilan yang di dapat sangat menguntungkan.
“Kendalanya
yah tetap ada ketika adanya larangan dari management Bakso Boedjangan karena seorang costumer yang makan di bakso
Boedjangan ingin memesan di rumah makan Bofet
Mayden Djaho.Hal itu membuat kita kehilangan costumer” Ujar Virsha.
“untuk
mengatasi kendala tersebut, biasanya yah kita kasih opsi lain untuk dibungkus
atau take away aja, tapi memang tidak semua pelanggan mau begitu, kebayakan
dari mereka mau makannya di tempat sambil menikmati jajanan di bakso Boedjangan”tambahnya.
Pak Supriadi, Dosen USAHID Angkat Bicara Soal Pembangunan Kampus SAHID.
Jakarta, 7 januari. Menurut Pak Supriadi yang menjabat sebagai dosen kampus SAHID pembangunan USAHID memang sudah bagus, hanya saja masi...

