Archive for 2020
Jakarta,
7 januari. Menurut Pak Supriadi yang menjabat sebagai dosen kampus SAHID
pembangunan USAHID memang sudah bagus, hanya saja masih perlu di tambah dan di
renovasi lagi, dan ia mengatakan bahwa proses pembangunannya memang lama, dan
saat ini sedang melakukan pemasangan kaca di bagian depan yang kemungkinan
memakan waktu yang lama.
Belia
pun berpendapat kalau kmapus itu harus selalu di perbarui agar adanya berubahan
yang tidak membuat penghuni kampusnya bosan serta di perlukan untuk
menyesuaikan kondisi saat ini.
“iyah
harus di perbarui, supaya penghuni betah, juga menyesuaikan kondisi sekarang”
Ketika
ditanya apakah pembangunanya berjalan lama? Ia membantah. Menurutnya pembangunan
Kampus Sahid tergolong cepat karena sambil di bangun sambil di pakai sehingga
tidak menghambat perkuliahan ataupun pembangunan.
“cepat,
karena sambil di bangun sambil di pake”
Tugas Mata Kuliah Jurnalistik Online
Pak Supriadi, Dosen USAHID Angkat Bicara Soal Pembangunan Kampus SAHID.
Mahasiwa
Universitas Sahid (Usahid) Angga Abbiyudana Siregar (17) fakultas hukum
semester I (satu) angkat bicara soal wacana
pembangunan kampus Universitas Sahid di Jakarta Selatan.
Angga
berpendapat jika membayar UKT tepat waktu adalah cara yang paling mudah dan
praktis yang dilakukan mahasiswa untuk sama-sama berpartisipasi membangun kampus
menjadi lebih baik lagi. Meski pun menurutnya kampus USAHID sekarang sudah
cukup baik, namun pembangunan juga harus terus dilakukan agar mahasiswa tidak
bosan.
“sahid
juga butuh lahan yang lebih luas, agar menjadikan mahasiswa tidak mudah bosan”
kata Angga.
Meski
selama masa renovasi dan pembangunan USAHID tidak meliburkan mahasiswa atau pun
staf karyawannya, namun kendala yang terjadi selama pembangunan juga tetap ada
seperti seringnya terdapat gangguan pada lift yang mati.
“kendala
yang terjadi selama pembangunan sih ada, yah lift suka mati serta keamanan para
pekerja sangat minim, itu bisa menggambarkan seberapa hasilnya nanti”tambahnya.
Namun
meski demikian USAHID tidak pernah terdapat kendala saat belajar mengajar,
mereka tetap bisa berkonsentrasi dalam pelajaran meski diluar pembangunan dan
renovasi tetap berjalan.
Tugas Mata Kuliah Jurnalistik Online
Ini Pendapat Mahasiswa Soal Pembangunan Kampus USAHID, Angga “bayar UKT DONG”
Keinginan
Orang tua Virsha Dwi Cinta untuk
mengenalkan dan membudayakan makanan khas daerah Minang (padang) ke warga Jakarta
adalah hal yang baik, di tambah lagi rumah makannya ini di sesuaikan dengan
kondisi masa kini, yaitu masakan khas Minang dengan ciri khas unik yaitu tempat
makan yang di buat seperti tongkrongan anak muda yang cinta akan masakan khas
minang.
Nama
Rumah makan tersebut ialah Bofet Mayden Djaho yang bermakna dalam bahasa minang
ialah rumah makan atau café, yang berdiri
pada bulan agustus 2019. ialah Bofet Mayden Djaho sendiri menyediakan 2 konsep
yaitu menu sarapan dan menu utama siang malam. Menu sarapan pagi yaitu :
Lontong sayur padang, soto padang, dll. Menu utama siang malam berupa : martabak
mesir djaho, sate djaho, nasi goring djaho, dll. Semua makanan yang di jual
tentunya berasal dari minang (padang).
Rumah
makan Bofet Mayden Djaho beralamatkan di Jl.Alternatif Cibubur Km 05, no 100 (area
bakso Boedjangan).
Virsha mengaku, modal
dan keuntungan yang di dapat mencukupi dirinya dan keluarga, dari modal 200jt,
dan memperoleh hasil keuntungan perhari mencapai 1 juta. Meski terbilang belum
lama berdiri, namun penghasilan yang di dapat sangat menguntungkan.
“Kendalanya
yah tetap ada ketika adanya larangan dari management Bakso Boedjangan karena seorang costumer yang makan di bakso
Boedjangan ingin memesan di rumah makan Bofet
Mayden Djaho.Hal itu membuat kita kehilangan costumer” Ujar Virsha.
“untuk
mengatasi kendala tersebut, biasanya yah kita kasih opsi lain untuk dibungkus
atau take away aja, tapi memang tidak semua pelanggan mau begitu, kebayakan
dari mereka mau makannya di tempat sambil menikmati jajanan di bakso Boedjangan”tambahnya.
VIRSHA, Anak Pemilik Rumah Makan Kuliah Di Universitas Sahid
Pak Supriadi, Dosen USAHID Angkat Bicara Soal Pembangunan Kampus SAHID.
Jakarta, 7 januari. Menurut Pak Supriadi yang menjabat sebagai dosen kampus SAHID pembangunan USAHID memang sudah bagus, hanya saja masi...


